Teringat salah satu statement dari Ustadz Abdurrahim pada salah satu
kajian ba'da subuh di Masjid Baituttadzkir ktr. Bea Cukai Bekasi yg selalu
berputar dlm ingatan saya, "Teman, menjadi lelaki sejati/ jantan/
sesungguhnya itu mudah teman, cukup dengan melaksanakan shalat fardhu 5 waktu
berjamaah." "Utk mengukur persentase kejantanan lelaki itu tdk
dilihat dr seberapa kuat/ kekarnya tubuh, namun lihat sj sholat fardhunya. Jika
masih ada yg absen berjamaah, berarti blm 100% menjadi lelaki sejati." Dlm
salah satu hadits Rasulullah SAW disebutkan keutamaan sholat berjamaah bagi
laki-laki, "Sholat seorang laki2 dlm jamaah melebihi sholatnya sendirian
sebanyak dua puluh tujuh derajat." (HR. Muslim) "Sholat berjamaah
lebih utama dr sholat salah seorang kamu yg sendirian, berbanding dua puluh
lima lipat. Malaikat penjaga malam dan siang berkumpul pada waktu sholat
Subuh." (HR. Bukhari)
Rasulullah SAW pun sdh mengingatkan kita dlm haditsnya, "Sesungguhnya sholat yg paling berat bagi org munafik adalah sholat Isya dan sholat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yg terkandung didalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Subhanallah, semoga kita sllu diberi kemudahan dlm mengamalkannya. Walaupun berat, tenang ada Dilan, eh maksudnya yuk selalu berusaha dan berdo'a agar dilancarkan segalanya.
Wallahualam
Bekasi, 27 Maret 2018
Referensi:
- buku "Misteri Shalat Subuh" karya Dr. Raghib As-Sirjani
- m.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/10/02/ox6w4t313-keutamaan-shalat-berjamaah
Rasulullah SAW pun sdh mengingatkan kita dlm haditsnya, "Sesungguhnya sholat yg paling berat bagi org munafik adalah sholat Isya dan sholat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yg terkandung didalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Subhanallah, semoga kita sllu diberi kemudahan dlm mengamalkannya. Walaupun berat, tenang ada Dilan, eh maksudnya yuk selalu berusaha dan berdo'a agar dilancarkan segalanya.
Wallahualam
Bekasi, 27 Maret 2018
Referensi:
- buku "Misteri Shalat Subuh" karya Dr. Raghib As-Sirjani
- m.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/17/10/02/ox6w4t313-keutamaan-shalat-berjamaah

Komentar
Posting Komentar